Langsung ke konten utama

Review Novel "MY BELOVED NIQOBI" Karya Finaira


Resensi Novel 
"MY BELOVED NIQOBI" 
Karya: Finaira

Salah satu novel yang pernah saya baca dan membuat saya takjub, adalah novel berjudul My Beloved Niqobi, karya seorang penulis FLP (Forum Lingkar Pena), bernama Finaira Kara. Yang membuat saya kagum setelah membacanya, bukan karena novel itu ditulis dengan teknik sempurna tanpa cela, melainkan karena novel ini membuat saya merenung, dan berpikir, bisakah saya juga menulis dengan cara semacam itu? Novel yang ditulis bukan sekedar untuk menghibur pembaca, atau untuk kepentingan komersial semata-mata, tetapi juga memiliki idealisme untuk mengajak kepada kebaikan.

Menceritakan kisah hidup Maira, seorang perempuan berniqob, yang terjebak dalam cinta segilima yang rumit dan menyiksanya, yaitu antara dirinya dengan: seorang anak kyai pondok pesantren yang dikaguminya, seorang juragan rentenir beristri tiga yang tidak bisa ditolaknya, seorang berandal kaya yang kurang mempercayai Tuhannya, dan dengan Allah azza wa jalla yang seharusnya menjadi cinta satu-satunya. 

Berbagai kondisi yang harus dijalani Maira, serta situasi masyarakat yang  belum mudah menerima cara Maira berbusana sangat tertutup, sehingga mengesankan radikalisme, berkali-kali membawanya ke dalam marabahaya. Kekerasan demi kekerasan yang berulangkali hampir merenggut jiwanya, harus dihadapinya. Namun Maira terus berusaha untuk istiqomah, mempertahankan keyakinannya.

Melebihi ekspetasi saya ketika pertama kali membaca judul novel ini, yang saya kira hanya akan menjadi sebuah novel yang sepenuhnya berkonsentrasi pada dakwah, sehingga menomorduakan kualitas. Saya terkesima, novel ini ternyata memiliki alur canggih yang membuat pembacanya larut dalam kisah mendebarkan, mengejutkan, sekaligus sangat emosional.

Novel ini terbit secara daring dan bisa dibaca di https://cabaca.id/#/book/212/my-beloved-niqobi

Meski tentu saja tidak ada novel yang benar-benar sempurna dalam segala hal, saya memilih memberikan bintang lima, untuk novel yang sangat saya rekomendasikan ini.

Selamat membaca!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA MINI: BIBIR TERMANIS

BIBIR TERMANIS Cerita Mini: J.P. SUNU Semenjak masih SMA, Joni hanya menginginkan dua hal saja untuk dimiliki. Pertama dompet tebal di kantongnya, yang kedua bibir tipis seorang kekasih. Namun, yang didapatkannya justru kebalikannya: dompet yang tipis, dan pacar berbibir tebal. Takdir, ternyata punya selera humor yang menjengkelkan. Joni sungguh tak tahu diri, padahal pacarnya pintar dan setia, meski sifat cemburunya agak mengerikan. Joni hanya pura-pura setia, karena membutuhkan otak encer Yuko untuk membantu mengerjakan PR-nya, dan membimbing otaknya sendiri yang berkualitas rendah agar bisa lulus sekolah. Setelah lulus sekolah, Yuko tidak memilih jurusan yang disukainya sendiri di perguruan tinggi, melainkan mengikuti jurusan yang menurutnya termudah agar bisa satu kelas untuk menemani dan menjaga Joni selama kuliah.   Entah apa yang dilihat oleh Yuko pada diri Joni, cintanya kepada Joni adalah sejenis cinta yang sangat buta.     Yuko sesunguhnya gadis ...

ASAP DARI SURGA

Bukan cuma neraka yang berasap, surga juga. Demikian penjelasan dari Si Anu. Asap surga bisa membuatmu tertawa gembira. "Coba saja kalau tak percaya." Katanya, sambil menyodorkan sebatang rokok lintingan dan korek api. Si Anu ini kelas satu SMA, pindahan dari Jakarta. Dia kos di rumah kami, di daerah pelosok bernama kecamatan Jumapolo. Saya masih kelas satu SMP saat itu. Entah kenapa saya menolak tawarannya. Padahal saya sendiri suka mencuri-curi kesempatan mencoba merokok, kadang-kadang. Kenapa Si Anu pindah dari Jakarta ke pelosok kampung kami, adalah misteri. Pokoknya, ayahnya kebetulan naik bus bareng ayah saya, lalu kenalan, kemudian minta tolong supaya anaknya boleh kos di rumah kami. Katanya, pergaulan remaja di Jakarta kurang baik. Si Anu itu orangnya asik, baru saja pindah temannya langsung banyak. Di rumah kami,  sikapnya juga baik, sepertinya cukup kerasan. Yang membuat saya heran, dia suka sekali keramas dengan daun seledri, katanya bisa bikin rambut jad...

POLITIK KAMPUNG

Saya pernah tinggal di sebuah kampung, di komplek perumahan lama. Kebanyakan penghuninya adalah usia pensiunan, atau menjelang pensiun. Jadi saya termasuk warga muda. Ketika tiba waktu pergantian ketua RT, saya kaget karena nama saya masuk nominasi calon ketua RT. Dan lebih kaget lagi ketika hasil pemungutan suara saya menang mutlak. Saya merasa tidak kompeten, mereka jauh lebih senior dan terlihat lebih pantas menjadi ketua RT. Tapi mereka bilang "Tenang saja. Semua akan baik-baik saja." Ternyata semua tidak baik-baik saja. Suatu malam salah satu warga yang baru keluar dari penjara, menemui saya dengan mulut bau alkohol. Dia marah-marah, karena selama di penjara, pengurus RT tidak mengunjunginya, dan tidak memberinya sumbangan dari dana sosial RT. Dia merasa seharusnya diperlakukan sama dengan warga yang masuk rumah sakit. Ditengok dan disumbang ala kadarnya. Apalagi dia masuk penjara hanya karena menusuk orang, dalam rangka berebut menguasai lahan parkir. "It...