Langsung ke konten utama

Review Novel "PESAN" Karya Astrid Savitri


Sebuah mantra yang dibaca dari sebuah buku tua di masa lalu, telah menyebabkan serangkaian kematian pada sejumlah orang dengan cara-cara yang sangat mengerikan. Yang membuatnya lebih mengerikan lagi, kematian-kematian itu terjadi dengan didahului sebuah pesan kepada seseorang yang seharusnya telah mati dalam sebuah kecelakaan ketika ia masih kecil. Anak kecil itu selamat dari kematian, berkat pertolongan sosok misterius, yang kemudian menghilang. Namun, ketika anak kecil itu tumbuh dewasa dan berkeluarga, ia harus mengalami sejumlah tragedi yang menghancurkan hidupnya.

Novel PESAN karya Astrid Savitri ini sangat menegangkan dan penuh kejutan, dari awal hingga akhir. Perpaduan antara thriller dan misteri yang ditulis dengan cara yang menakjubkan. Astrid Savitri sendiri adalah seorang penulis yang sangat produktif. Beliau telah menulis setidaknya 15 buku dengan tema sangat beragam (fiksi dan non fiksi). Maka tak heran dengan keahlian menulisnya itu,  telah menjadikan novel PESAN menjadi sebuah cerita dengan alur yang canggih dan tak terduga-duga.

Untuk setiap teka-teki yang terungkap di dalam cerita ini, ternyata hanya membawa kepada teka-teki lain yang lebih menakutkan dan berbahaya. Belum lagi bumbu asam pahit percintaan pada tokoh-tokoh utamanya, membuat novel ini kian sedap untuk dibaca.

Novel hebat ini terbit di sebuah platform baca online terbaik di Indonesia yaitu CABACA.ID.  Lebih hebatnya lagi, novel ini dapat dibaca dengan gratis pada pukul 21.00-22.00. Novel ini juga bisa dibaca dengan membeli sejumlah “kerang” yang harganya juga murah. Bahkan, kerang juga bisa didapatkan dengan gratis.    

Kerang adalah semacam kupon atau poin, yang dapat diperoleh dengan membuat akun baru,  dan memasukkan “kode teman” yaitu: JPSUNU seperti petunjuk di bawah:

1 Buatlah akun baru di CABACA.ID
    Setelah akun yang kamu buat berhasil, maka akan muncul pemberitahuan bahwa kamu    
    mendapatkan 100 kerang gratis, seperti gambar di bawah, kemudian klik/tap  “Diundang teman?”



2. Setelah itu, akan muncul pertanyaan “Kamu diundang oleh teman?” Masukkan kode JPSUNU di  
    kotak yang tersedia seperti gambar di bawah, kemudian tap/klik “Input”


3. Setelah itu akan muncul pemberitahuan bahwa kamu mendapatkan tambahan 50 kerang gratis.  
    Nah, selamat kamu memiliki 150 kerang gratis! Kerang itu berguna untuk membaca novel gratis        di   CABACA.ID


4. Bagaimana kalau kerangnya masih kurang? Berilah review pada setiap novel yang dibaca, dan beri komentar pada setiap babnya, maka kamu akan dihujani hadiah berupa lebih banyak kerang lagi. Ada 20 kerang gratis untuk setiap review, dan 3 kerang gratis untuk setiap komentar.



Komentar

  1. Terima kasih untuk review-nya. Semoga semakin banyak yang membaca novel ini dan novel-novel keren lainnya di Cabaca :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA MINI: BIBIR TERMANIS

BIBIR TERMANIS Cerita Mini: J.P. SUNU Semenjak masih SMA, Joni hanya menginginkan dua hal saja untuk dimiliki. Pertama dompet tebal di kantongnya, yang kedua bibir tipis seorang kekasih. Namun, yang didapatkannya justru kebalikannya: dompet yang tipis, dan pacar berbibir tebal. Takdir, ternyata punya selera humor yang menjengkelkan. Joni sungguh tak tahu diri, padahal pacarnya pintar dan setia, meski sifat cemburunya agak mengerikan. Joni hanya pura-pura setia, karena membutuhkan otak encer Yuko untuk membantu mengerjakan PR-nya, dan membimbing otaknya sendiri yang berkualitas rendah agar bisa lulus sekolah. Setelah lulus sekolah, Yuko tidak memilih jurusan yang disukainya sendiri di perguruan tinggi, melainkan mengikuti jurusan yang menurutnya termudah agar bisa satu kelas untuk menemani dan menjaga Joni selama kuliah.   Entah apa yang dilihat oleh Yuko pada diri Joni, cintanya kepada Joni adalah sejenis cinta yang sangat buta.     Yuko sesunguhnya gadis ...

ASAP DARI SURGA

Bukan cuma neraka yang berasap, surga juga. Demikian penjelasan dari Si Anu. Asap surga bisa membuatmu tertawa gembira. "Coba saja kalau tak percaya." Katanya, sambil menyodorkan sebatang rokok lintingan dan korek api. Si Anu ini kelas satu SMA, pindahan dari Jakarta. Dia kos di rumah kami, di daerah pelosok bernama kecamatan Jumapolo. Saya masih kelas satu SMP saat itu. Entah kenapa saya menolak tawarannya. Padahal saya sendiri suka mencuri-curi kesempatan mencoba merokok, kadang-kadang. Kenapa Si Anu pindah dari Jakarta ke pelosok kampung kami, adalah misteri. Pokoknya, ayahnya kebetulan naik bus bareng ayah saya, lalu kenalan, kemudian minta tolong supaya anaknya boleh kos di rumah kami. Katanya, pergaulan remaja di Jakarta kurang baik. Si Anu itu orangnya asik, baru saja pindah temannya langsung banyak. Di rumah kami,  sikapnya juga baik, sepertinya cukup kerasan. Yang membuat saya heran, dia suka sekali keramas dengan daun seledri, katanya bisa bikin rambut jad...

POLITIK KAMPUNG

Saya pernah tinggal di sebuah kampung, di komplek perumahan lama. Kebanyakan penghuninya adalah usia pensiunan, atau menjelang pensiun. Jadi saya termasuk warga muda. Ketika tiba waktu pergantian ketua RT, saya kaget karena nama saya masuk nominasi calon ketua RT. Dan lebih kaget lagi ketika hasil pemungutan suara saya menang mutlak. Saya merasa tidak kompeten, mereka jauh lebih senior dan terlihat lebih pantas menjadi ketua RT. Tapi mereka bilang "Tenang saja. Semua akan baik-baik saja." Ternyata semua tidak baik-baik saja. Suatu malam salah satu warga yang baru keluar dari penjara, menemui saya dengan mulut bau alkohol. Dia marah-marah, karena selama di penjara, pengurus RT tidak mengunjunginya, dan tidak memberinya sumbangan dari dana sosial RT. Dia merasa seharusnya diperlakukan sama dengan warga yang masuk rumah sakit. Ditengok dan disumbang ala kadarnya. Apalagi dia masuk penjara hanya karena menusuk orang, dalam rangka berebut menguasai lahan parkir. "It...