Langsung ke konten utama

Review Novel KRAMA Aline Laksmi

 Baca Novel Gratis di Cabaca.id

Dibuka dengan adegan sepasang manusia yang sedang dipacu nafsu birahi, yang digambarkan dengan sangat detail, novel ini otomatis langsung merebut perhatian pembaca. Kalau kamu barangkali pernah mendengar istilah “sastra wangi” untuk menyebut sejumlah novel yang menggambarkan adegan ranjang tanpa tedeng aling-aling, tak diragukan lagi, novel berjudul KRAMA karya Aline Laksmi ini, benar-benar “sangat wangi”.

Bab kedua dari novel ini tak kalah mencekamnya, di mana digambarkan adegan seorang pria sedang  memukuli seorang prempuan dengan sangat kejamnya, kemudian masih ditambah penghinaan verbal yang amat kasar, menghancurkan martabat seorang istri yang semestinya dihormati dan dimuliakan.

Kedua adegan yang digambarkan dengan gaya hiper realistis tersebut, jelas ditujukan untuk menyerang naluri dasar kemanusiaan kita secara frontal. Dan mengingat latar belakang pendidikan psikologi penulisnya, Aline Laksmi jelas sangat mengerti, bagaimana cara menghantam  inti jiwa pembaca, dan membuatnya terkapar seketika.

Namun demikian, jika kita mampu menahan diri untuk tidak syok berlebihan, sesungguhnya novel berjudul KRAMA ini telah secara bijak, memaksa mata kita untuk melihat kehidupan nyata. Kejadian-kejadian yang digambarkannya, sudah pasti benar-benar terjadi di sekitar kita, tidak peduli setakut apa mengakuinya, atau sekeras apa menyangkalnya.

Novel hebat yang sangat menggetarkan berjudul KRAMA karya Aline Laksmi ini dapat dibaca secara gratis di cabaca.id kalau kita pandai-pandai mengikuti aturan main di platform baca online tersebut, yaitu dengan rajin mengumpulkan sejumlah “kerang”. Kerang adalah semacam kupon atau poin, yang dapat diperoleh dengan membuat akun baru,  dan memasukkan “kode teman” yaitu: JPSUNU seperti petunjuk di bawah:

1. Buatlah akun baru di cabaca.id
    Setelah akun yang kamu buat berhasil, maka akan muncul pemberitahuan bahwa kamu 
    mendapatkan 100 kerang gratis, seperti gambar di bawah, kemudian tap/klik “Diundang teman?”


2. Setelah itu, muncul pertanyaan “Kamu diundang oleh teman?” Masukkan kode JPSUNU di
    kotak yang tersedia seperti gambar di bawah, kemudian tap/klik “Input”


3. Setelah itu akan muncul pemberitahuan bahwa kamu mendapatkan tambahan 50 kerang gratis.
    Nah, selamat! Kamu memiliki total 150 kerang gratis! Kerang itu berguna untuk membaca novel        gratis di cabaca.id


Selamat membaca Novel KRAMA Aline Laksmi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA MINI: BIBIR TERMANIS

BIBIR TERMANIS Cerita Mini: J.P. SUNU Semenjak masih SMA, Joni hanya menginginkan dua hal saja untuk dimiliki. Pertama dompet tebal di kantongnya, yang kedua bibir tipis seorang kekasih. Namun, yang didapatkannya justru kebalikannya: dompet yang tipis, dan pacar berbibir tebal. Takdir, ternyata punya selera humor yang menjengkelkan. Joni sungguh tak tahu diri, padahal pacarnya pintar dan setia, meski sifat cemburunya agak mengerikan. Joni hanya pura-pura setia, karena membutuhkan otak encer Yuko untuk membantu mengerjakan PR-nya, dan membimbing otaknya sendiri yang berkualitas rendah agar bisa lulus sekolah. Setelah lulus sekolah, Yuko tidak memilih jurusan yang disukainya sendiri di perguruan tinggi, melainkan mengikuti jurusan yang menurutnya termudah agar bisa satu kelas untuk menemani dan menjaga Joni selama kuliah.   Entah apa yang dilihat oleh Yuko pada diri Joni, cintanya kepada Joni adalah sejenis cinta yang sangat buta.     Yuko sesunguhnya gadis ...

ASAP DARI SURGA

Bukan cuma neraka yang berasap, surga juga. Demikian penjelasan dari Si Anu. Asap surga bisa membuatmu tertawa gembira. "Coba saja kalau tak percaya." Katanya, sambil menyodorkan sebatang rokok lintingan dan korek api. Si Anu ini kelas satu SMA, pindahan dari Jakarta. Dia kos di rumah kami, di daerah pelosok bernama kecamatan Jumapolo. Saya masih kelas satu SMP saat itu. Entah kenapa saya menolak tawarannya. Padahal saya sendiri suka mencuri-curi kesempatan mencoba merokok, kadang-kadang. Kenapa Si Anu pindah dari Jakarta ke pelosok kampung kami, adalah misteri. Pokoknya, ayahnya kebetulan naik bus bareng ayah saya, lalu kenalan, kemudian minta tolong supaya anaknya boleh kos di rumah kami. Katanya, pergaulan remaja di Jakarta kurang baik. Si Anu itu orangnya asik, baru saja pindah temannya langsung banyak. Di rumah kami,  sikapnya juga baik, sepertinya cukup kerasan. Yang membuat saya heran, dia suka sekali keramas dengan daun seledri, katanya bisa bikin rambut jad...

POLITIK KAMPUNG

Saya pernah tinggal di sebuah kampung, di komplek perumahan lama. Kebanyakan penghuninya adalah usia pensiunan, atau menjelang pensiun. Jadi saya termasuk warga muda. Ketika tiba waktu pergantian ketua RT, saya kaget karena nama saya masuk nominasi calon ketua RT. Dan lebih kaget lagi ketika hasil pemungutan suara saya menang mutlak. Saya merasa tidak kompeten, mereka jauh lebih senior dan terlihat lebih pantas menjadi ketua RT. Tapi mereka bilang "Tenang saja. Semua akan baik-baik saja." Ternyata semua tidak baik-baik saja. Suatu malam salah satu warga yang baru keluar dari penjara, menemui saya dengan mulut bau alkohol. Dia marah-marah, karena selama di penjara, pengurus RT tidak mengunjunginya, dan tidak memberinya sumbangan dari dana sosial RT. Dia merasa seharusnya diperlakukan sama dengan warga yang masuk rumah sakit. Ditengok dan disumbang ala kadarnya. Apalagi dia masuk penjara hanya karena menusuk orang, dalam rangka berebut menguasai lahan parkir. "It...